Ketika pembebasan Makkah, Ikrimah bin Abu Jahal termasuk orang yang dihukum mati. Namun, karena sifat pemaaf Rosululloh SAW, Ikrimah yang kala itu sempat melarikan diri, akhirnya diampuni. Rosululloh SAW bersabda di hadapan para sahabat, “Ikrimah bin Abu Jahal akan datang ke tengah-tengah kalian semua sebagai mukmin dan muhajir.”
Tak berapa lama, Ikrimah dan istrinya tiba di majlis Rosululloh. Di hadapan beliau, Ikrimah mengucapkan syahadat. “Asyhadu anlaa ilaha ilalloh Wa asyhadu anna muhammadar rosululloh!” begitu lafal persaksian yang ia dentangkan sebagai bukti atas ke-Islamannya.
“Demi Alloh, tak satu sen pun dana yang telah saya keluarkan untuk memberantas agama Alloh di masa lalu, melainkan mulai saat ini saya tebus dengan mengorbankan hartaku berlipat ganda demi agama Alloh SWT. Tak ada seorang pun mukmin yang gugur di tanganku, melainkan akan kutebus dengan membunuh kaum musyrikin berlipat ganda,” ujar Ikrimah.
Ikrimah menepati janji. Setelah masuk Islam, ia menjadi seorang hamba yang rajin beribadah. Seringkali dia menangis dengan air mata berlinang merenungi ayat-ayat suci al-Qur’an yang dibacanya. Ia pun menggabungkan diri dalam setiap pasukan perang kaum muslimin di barisan paling depan. Baca entri selengkapnya »
Ditulis oleh buletin fresh ukki unsoed
Ditulis oleh buletin fresh ukki unsoed